Misi ke Bulan.

Levent, hari minggu, 06:46. Berakhir di gang sempit yang tak cukup luas untuk dilalui dua orang secara bersamaan, Dia sadar bahwa dirinya tersesat. “Sepertinya bukan yang ini” ujarnya. Terakhir kali ia melewati daerah pertokoan ini adalah sekitar 3 tahun yang lalu. Merasa ingatannya masih tajam dan tidak ada perubahan yang berarti di sekitar lingkungan ini, … Lanjutkan membaca Misi ke Bulan.

Sense of entitlement.

We used to play a game where we search for a word and made it into paragraphs. When we create stories in each words we found, the meaning was almost-always utterly unlike. We are two different sentiments that comes from two different fictional characters-reference, the implication is just another way to state the unstatable. Sometimes … Lanjutkan membaca Sense of entitlement.

Figuran.

- Istanbul. Aku sedang merayakan sebuah ketidak-sengajaan yang direncanakanBerada ditengah hingar-bingar yang menuntut diri untuk bertahanMenari walaupun perlahan Menghitung seberapa seringnya melihat manusia menggali matahari bergantianMencari detak yang hilang dalam hitungan detikBukan tanpa ujianPermasalahan pasti akan terbit dan tenggelamMenemani ketika cuaca terik ataupun ketika hujan rintik Beberapa orang menghisap dalam-dalamyang lainnya mengisi dahagadan sisanya jatuh … Lanjutkan membaca Figuran.

Sepenggal asa yang tak biasa.

Suara alarm di pagi buta. Bangun berteman asa setelah melipat rapi mimpi-mimpi musim semi. Angin berhembus melewati dinding-dinding yang tinggi menjulang. Ditemukannya kami yang sedang menggerutu, berusaha membereskan kekacauan di halaman belakang. Bertemu beberapa manusia baru lewat jendela. Kukira mereka juga sama jengahnya. Membuang putung rokok di halaman belakang, melambai dan menyapa dengan segala hampa. … Lanjutkan membaca Sepenggal asa yang tak biasa.

Ulasan Buku: Filosofi Teras; dan Tentang Menghadapi Ujaran Kebencian dalam Stoisisme.

Filosofi Teras, oleh Henry Manampiring. Beberapa kali saya mendapatkan komentar jahat di sosial media, saya ingat betul yang paling pertama adalah di Instagram. Gara-garanya, saya mengganti bio instagram saya, saya isi dengan jurusan dan universitas saya disini. Saya yang saat itu memang ingin memudahkan teman-teman yang ingin bertanya tentang kuliah di Turki, berpikir karena banyak … Lanjutkan membaca Ulasan Buku: Filosofi Teras; dan Tentang Menghadapi Ujaran Kebencian dalam Stoisisme.

Sang Pemberi Arti.

- Istanbul, Turki. Berdiri Berdiri Berduri Saat jari menari di atas percakapan yang berduri. Sang puan mencoba menyelami arti gerakan malam dalam dekapan fajar. Seakan dunianya terus berputar, tak dibiarkannya menepi sebentar. Berlari Berlari Berganti Sang tuan bergegas berdiri. Meninggalkan hal-hal yang dirasa tak terkendali. Mencari ruang singgah di antara malam-malam yang mati. Yang ditemukan … Lanjutkan membaca Sang Pemberi Arti.

Intuisi.

- Izmir, 2017. Kamu percaya intuisi?Di suatu waktu dimana angin terasa berbeda dari biasanya, ada rasa yakin yang tidak pada tempatnya. Pernah ada sebuah tepukan di pundak yang jadi intuisi bahwa itu terakhir kali kita bertemu. Berkataku sambil tersenyum, “Aku ingin memandangmu lekat-lekat, karena kita tidak akan melintasi jalan yang sama lagi.” Rasionalitasnya, bumi adalah … Lanjutkan membaca Intuisi.

Sebuah tulisan apresiasi.

- Istanbul, Turki. Di karantina covid-19 cabang Istanbul (yang ngakunya) eropa, topik diskusi utamanya selalu nkctmaakhi ‘nanti kita cerita tentang masak ayam apa kita hari ini’. Yang hari-hari kerjaannya saling menguatkan imunitas dengan masak empat sehat lima sempurna + tatlı slash gorengan. Contoh nyata pertemanan posesif, agar tidak ada pertanyaan “aku gendutan ya?!?!?1?1” karena slogannya … Lanjutkan membaca Sebuah tulisan apresiasi.